Editor: Isbedy Stiawan ZS
LAMPUNG INSIDER – Panitia Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XII telah menerima 200 puisi dari 200 penyair se Nusantara: Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand.
Presiden PENA Malaysia, Saleeh Rahamad, sekaligus pelaksana PPN XII yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, 13-15 Oktober 2023, mengatakan sampai Rabu 13 September 2023, pihak penganjur sudah menerima 200 karya puisi dari 200 penyair Nusantara.
“Sudah 200, ramai (banyak, red.) tu,” kata Dr Saleeh Rahamad yang juga dikenal penyair, ktitikus saatra, dan pengajar di Malaysia.
Karena itu, pihaknya akan menyeleksi ekstra ketat. Panitia, kata dia, akan mengutamakan yang kehadirannya bisa dipastikan.
“Sabar, lagi dipilih, dan kami utamakan yang (bisa) hadir,” katanya lagi.
Untuk diketahui, berbeda dengan pelaksanaan PPN di Indonesia, peserta difasilitasi penginapan, akomodasi selama acara berlangsung. Sedangkan transportasi dari masing-masing daerah atau negara ditanggung peserta.
Sementara PPN XII di Kuala Lumpur, 13-15 Oktober 2023, peserta juga dikenakan biaya kepesertaan. Biaya tersebut untuk penginapan, makan, dan buku puisi/makalah.
Hanya Palembang, Sumatera Selatan, peserta yang lolos dan dipilih untuk tampil baca puisi dapat “bonus” honor dan transportasi.
Saleeh menjelaskan, untuk pemakalah dibebaskan iuran, juga ada honor sekadarnya. Tapi, transportasi ditanggung oleh para pemakalah.
Salah satu penyair Indonesia yang telah megirim karya saat dijelaskan bahwa PPN XII Malaysia mengutamakan peserta yang hadir sehingga memungkinkan akan digugurkan, merespon sangat aneh.
“Bisa-bisa akan banyak yang tidak mau hadir,” tandas penyair muda Indonesia yang tak mau disebut namanya.
Padahal, lanjut dia, mengirimkan karya puisi dengan kehadiran berbeda jauh. Mengirim sama halnya menghargai, sedangkan hadir tergantung dari dana yang kita punya.
“Saya harap penganjur berpikir lagi, ini marwah PPN XII,” katanya.
Sekira 14 pemakalah akan mengisi sesi seminar dan diskusi pada PPN XII ini, empat di antaranya dari Indonesia yakni Maman S Mahayana, Ahmaddun Yosi Herfanda, Isbedy Stiawan ZS, dan Ratna Ayu Budhiarti.
Lainnya, adalah Shamsudin Othman, Hartinah Ahmad, Samsudin, Ajan Razak, Zefri Ariff, Mahroso Dolah, Hj. Jawawi, Ainunl Muaiyanah, Haji Morsidi Haji Muhamad, S. M. Zakir, Saif, Nik Abdul Rakib Bin Nik Hassan, dan lainnya.
Pautan asal: Baca sini
Your email address will not be published. Required fields are marked *
Comment *
Name *
Email *
Website
Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.
Post Comment
created with