{"id":908,"date":"2023-10-19T14:35:36","date_gmt":"2023-10-19T06:35:36","guid":{"rendered":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/?p=908"},"modified":"2023-10-19T14:36:16","modified_gmt":"2023-10-19T06:36:16","slug":"jakarta-tuan-rumah-ppn-xiii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/jakarta-tuan-rumah-ppn-xiii\/","title":{"rendered":"JAKARTA TUAN RUMAH PPN XIII"},"content":{"rendered":"\n<p>KUALA LUMPUR (litera) \u2013 Musyawarah wakil panitia dari lima negara peserta Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XII di Grand Cambel Hotel Kuala Lumpur, &nbsp;Minggu 15 Oktober 2023, memutuskan Jakarta sebagai tuan rumah PPN XIII. Keputusan ini diambil setelah mewacanakan tuan rumah alternatif, yakni Brunei Darussalam, Palembang, dan Kendari.<\/p>\n\n\n\n<p>Musyawarah itu dihadiri wakil dari Malaysia (Mohamad Saleeh Rahamad), Thailand (Nik Rakib bin Nik Hasan), Brunei Darussalam (Haji Jawawi Ahmad), Singapura (Samsudin Said), dan Indonesia (Ahmadun Yosi Herfanda). Panitia juga mengundang pemakalah dan peserta calon tuan rumah seperti Maman S Mahaya (Jakarta), Anwar Putra Bayu (Pelambang), dan Syaifudin Gani (Kendari) untuk didengar pendapatnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"681\" src=\"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WMD_5886-1024x681.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-899\" srcset=\"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WMD_5886-1024x681.jpg 1024w, https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WMD_5886-300x200.jpg 300w, https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WMD_5886-768x511.jpg 768w, https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WMD_5886-1536x1022.jpg 1536w, https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WMD_5886-2048x1363.jpg 2048w, https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WMD_5886-1200x798.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 709px) 85vw, (max-width: 909px) 67vw, (max-width: 1362px) 62vw, 840px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><sub><strong>Dari kiri: <\/strong>En. Mohd Khair Ngadiron (Malaysia), Ahmadun Yosi Herfanda (Indonesia), Nik Rakib Nik Hassan (Thailand), Haji Jawawi Ahmad (Brunei Darussalam), Samsudin Said (Singapura), Dr Mohamad Saleeh Rahamad (Malaysia), Dato&#8217; Dr. Radzuan Ibrahim (Malaysia). <\/sub><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Musyawarah juga merumuskan resolusi untuk perbaikan PPN berikutnya, serta resolusi yang bersifat kemanusiaan tentang konflik Palestina dan Rempang. \u201cMenghormati hak kemerdekaan Palestina dan kepemilikan tanah warga Rempang, dan di mana-mana sahaja demi kemanusiaan sejagat,\u201d kata Mohamad Saleeh Rahamad, selaku ketua Panitia PPN XII, membacakan resolusi pada sidang pleno, Ahad, 15 Oktober 2023.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah dibacakan, Resolusi PPN XII itu diserahkan kepada Ahmadun Yosi Herfanda, selaku wakil calon tuan rumah PPN XIII yakni Jakarta. Disela-sela diskusi, Ahmadun mengatakan pelaksanaan PPN XIII di Jakarta sudah mendapat dukungan dari Dewan Kesenian Jakarta (DKJ). \u201cTinggal berkoordinasi lebih lanjut dengan pengurus DKJ,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Luka, Cinta, Damai<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>PPN XII bertemakan bertemakan \u201cCinta, Luka, Damai\u201d berlangsung di Kuala Lumpur selama tiga hari, pada13-15 Oktober. Pertemuan ini diselenggarakan 0leh Persatuan Penulis Nasional Malaysia (PENA), Dewan Bahasa dan Pustakan (DBP), dan Gabungan Persatuan Penulis Nasional Malaysia (GAPENA), bekerja sama dengan Kementerian Pelancongan, Seni dan Budaya, Majlis Perbandaran Petaling Jaya, SHAPADU Group, serta dukungan dari pelbagai pihak.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebanyak 247 peserta dari lima negara telah menyertai PPN, dari Negara Brunei Darussalam, Indonesia, Singapura, Thailand, dan negara tuan rumah Malaysia. Banyaknya peserta itu tampak di ruang sidang sastra yang selalu penuh. Begitu juga acara-acara baca puisi selalu ramai hadirin.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Genre puisi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Paserta musyawarah, lanjut Saleeh Rahamad membacakan resolusi, menyadari bahwa genre puisi telah berkembang luas dan merakyat dalam ranah kesusasteraan seluruh masyarakat di gugusan Nusantara dan puisi menjadi wahana ekspresi estetika, pemikiran, sikap, pandangan dan suara hati pengarang,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, &nbsp;tambahnya, PPN XII memutuskan akan meneruskan acara PPN dengan memilih Jakarta sebagai tuan rumah pada 2025. Juga diresolusikan agar pada setiap acara PPN sekurang-kurangnya diterbitkan sebuah antologi puisi khusus PPN oleh tuan rumah. \u201cPenyertaan perlu dibuka kepada penulis dengan jumlah yang munasabah mengikut kemampuan tuan rumah,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Disarankan juga melalui resolusi itu, agar para panitia PPN setiap negara perlu meraih sokongan dan dukungan daripada pihak pemerintah dan entiti korporat di negara masing-masing untuk mendanai kegiatan PPN.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBagi memperluas penyebaran karya, teknologi digital perlu dimanfaatkan secara silang budaya dan negara,\u201d lanjutnya. Karena itu, Panitia PPN perlu menyediakan laman maya yang komunikatif secara khusus dan aktif bagi menggerakkan suasana pengkaryaan yang lebih kondusif, mencerdaskan pemikiran dan kreativitas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPanitia PPN juga perlu merancang penyediaan dana pengiktirafan kepada karya dan penulis, di peringkat Nusantara, dan merancang usaha mewacanakan karya penulis secara lintas negara,\u201d kata Saleeh mengakhiri resulusi.<\/p>\n\n\n\n<p>Peresmian PPN<\/p>\n\n\n\n<p>PPN XII diresmikan Jumat di Dewan Bankuet, Majelis Perbandaran Petaling Jaya. Hadir menyampaikan sambutan, Menteri Luar Negeri YB Datok Seri Diraja Dr Zambry Abdul Kadir. Para ketua delegasi dari lima negara diperkenalkan kepada Dr Zambry untuk menerima cendera mata. Baca puisi wakil-wakil negara peserta mewarnai acara malam itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Diskusi (sidang) sastra mengisi tiga hari PPN. Hari pertama, Jumat, menampilkan Dr Shamsudin Othman, Isbedy Stiawan, dan Roslan Madun, mambahas topik \u201cMua ke Mana Puisi Nusantara\u201d. Hari kedua, Sabtu, &nbsp;sesi ucap utama, topik \u201cPeranan Puisi dalam Pergolakan\u201d, menampilkan Datuk Dr Anwar Ridwan dan Maman S Mahayana. Sidang selanjutnya, membahas topik \u201cPergelutan Puisi dalam Arus Teknologi\u201d, menampilkan Syed Mohd Zakir Syed Othman, A Razak Panamalae, Dr Morsidi Haji Muhammad.<\/p>\n\n\n\n<p>Sidang berlanjut dengan topik \u201cDenyut Puisi di Alam Melayu\u201d yang menampilkan PM Dr Norhayati Ab Rahman, Hartinah Ahmad, Ratna Ayu Budhiarti, dan Mahroso Doloh. Hari ketiga, Ahad, dimulai dengan syarahan utama dengan topik \u201cRuang Hidup Puisi Nusantara\u201d bersama Ketua Pengarah DBP Dr Hazami Jahari.<\/p>\n\n\n\n<p>Sidang pleno dengan topik \u201cHala Tuju PPN\u201d mengakhiri senarai sidang sastra, dengan menampilkan Dr Mohamad Saleeh Rahamad, Haji Zawawi Ahmad, Samsudin Said, Dr Nik Rakib Nik Hassan, dan Ahmadun Yosi Herfanda. Sidang pleno ini dimoderatori oleh Dr Mohd Khair Ngadiron.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sela-sela sidang sastra selalu diwarnai pertunjukan baca puisi oleh para peserta dari lima negara serumpun. Malam baca puisi secara khusus diadakan pada Sabtu malam di Gedung Dewan Bahasa dan Pustaka, dengan tajuk&nbsp;<em>Malam Puisi Nusantara.&nbsp;<\/em>Malam itu juga dipentaskan drama perjuangan dan ditutup dengan lagu-lagu nostalgia yang mengajak beberapa peserta berjoget bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>Para penyair yang tampil membaca puisi, antara lain Rida K Liamsi, Marsli NO, Fahrunnas MA Jabbar, AG Andoyo Sulyantoro, Syaifudin Gani, Ramayani Riance, Ratna Ayu Budhiarti, Mahroso Doloh, Syarifudin Arifin, dan Tarmizi Rumah Hitam. Tampak hadir pula sastrawan senior Free Hearty.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menyempurnakan PPN XII diterbitkan sebuah buku antologi puisi bertajuk&nbsp;<em>Luka, Cinta, Damai<\/em>&nbsp;yang dieditori Mohamad Saleeh Rahamad. Antologi puisi ini memuat 210 puisi karya 210 penyair dari lima negara \u2013 Malaysia, Indonesia, Thailand, Brunei, dan Singapura. Semua puisi bertema \u201cluka, cinta, damai\u201d dengan penafsiran masing-masing. &nbsp;@ red<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber asal: <a href=\"https:\/\/www.litera.co.id\/2023\/10\/17\/jakarta-tuan-rumah-ppn-xiii\/\">Litera<\/a><a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.litera.co.id\/#facebook\" target=\"_blank\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUALA LUMPUR (litera) \u2013 Musyawarah wakil panitia dari lima negara peserta Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XII di Grand Cambel Hotel Kuala Lumpur, &nbsp;Minggu 15 Oktober 2023, memutuskan Jakarta sebagai tuan rumah PPN XIII. Keputusan ini diambil setelah mewacanakan tuan rumah alternatif, yakni Brunei Darussalam, Palembang, dan Kendari. Musyawarah itu dihadiri wakil dari Malaysia (Mohamad Saleeh &hellip; <a href=\"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/jakarta-tuan-rumah-ppn-xiii\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;JAKARTA TUAN RUMAH PPN XIII&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,14],"tags":[],"class_list":["post-908","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","category-rencana"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/908","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=908"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/908\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":911,"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/908\/revisions\/911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=908"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=908"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/penamalaysia.com\/PPNXII\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=908"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}